Uncategorized

Sepekan Ramadan, Harga Sembako Bandung Masih Tinggi

Share

Memasuki satu pekan bulan suci Ramadan, harga sembako di Kota Bandung masih tergolong tinggi, di Pasar Cihapit, harga cabai rawit bertahan di angka Rp120 ribu per kilogram, sementara daging ayam dijual Rp48 ribu per kilogram. Tingginya harga sembako di Bandung ini membuat daya beli masyarakat menurun dan berdampak pada sepinya pembeli di lapak pedagang.

Memasuki hari ketujuh Ramadan, beberapa komoditas memang mulai berangsur turun. Harga cabai merah misalnya, dari Rp100 ribu kini menjadi Rp80 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit yang sempat menembus Rp150 ribu per kilogram sebelum puasa, kini turun menjadi Rp120 ribu per kilogram. Meski mengalami penurunan, harga tersebut masih jauh di atas harga normal yang biasanya berkisar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

Iin, pedagang sayuran, mengatakan kondisi ini membuat pembeli lebih selektif.

“Pasokan dari petani memang berkurang, jadi harga masih tinggi. Pembeli sekarang belinya sedikit-sedikit,” ujarnya.

Sementara itu, harga daging ayam di pasar tersebut masih berada di atas harga normal, yakni Rp48 ribu per kilogram. Tingginya harga ayam membuat daya beli masyarakat turun hingga 40 persen.

Iwan, pedagang daging ayam, mengaku penjualannya menurun dibanding hari biasa.

“Biasanya ramai, sekarang berkurang cukup banyak. Masyarakat mungkin menahan belanja karena harga masih mahal,” katanya.

Para pedagang berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga di pasaran agar masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan.