
Bakung Serumpun, Lingga— Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya keselamatan kerja di laut, Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Serka H.P. Hutagalung, bersama Bapak Hamid, menyampaikan imbauan keselamatan kepada para nelayan kelong di Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD melalui komunikasi sosial (Komsos) untuk memperkuat kepedulian terhadap keselamatan jiwa, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dan perekonomiannya pada aktivitas perikanan di wilayah pesisir dan kepulauan.
Dalam kesempatan tersebut, Serka H.P. Hutagalung menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali nelayan melakukan aktivitas melaut maupun bekerja di kelong. Para nelayan diimbau untuk selalu menyediakan dan menggunakan alat keselamatan yang memadai, seperti jaket pelampung, serta memastikan kondisi perahu dan perlengkapan kerja dalam keadaan layak digunakan. Selain itu, nelayan diminta tidak mengabaikan potensi bahaya di laut, mengingat kondisi cuaca dan perubahan arah angin dapat terjadi sewaktu-waktu dan meningkatkan risiko kecelakaan saat bekerja maupun berlayar.
Babinsa juga mengingatkan para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh angin selatan yang dapat disertai hembusan angin kencang dan gelombang laut tinggi. Sebelum berangkat, nelayan dianjurkan memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dari instansi berwenang, mempertimbangkan kondisi laut, serta menunda keberangkatan apabila situasi dinilai tidak aman. **“Jangan memaksakan diri untuk melaut ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Keselamatan jiwa harus diutamakan karena keluarga menunggu di rumah. Hasil tangkapan memang penting untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi keselamatan merupakan hal yang tidak boleh dikorbankan,”** tegas Serka H.P. Hutagalung dalam imbauannya.
Selain perlengkapan keselamatan, para nelayan juga dianjurkan membawa telepon genggam atau alat komunikasi lain yang sesuai dengan kondisi pelayaran, memastikan daya baterai mencukupi, serta memberitahukan rencana dan perkiraan waktu kembali kepada keluarga. Langkah tersebut penting agar nelayan dapat segera menyampaikan informasi dan meminta pertolongan apabila menghadapi keadaan darurat di laut. Bapak Hamid turut mengajak para nelayan untuk saling mengingatkan, menjaga kekompakan, dan tidak ragu mengutamakan keselamatan bersama.
“Kepedulian dan saling mengingatkan antarnelayan sangat penting. Dengan mempersiapkan perlengkapan keselamatan dan memperhatikan cuaca sebelum berangkat, kita dapat mengurangi risiko serta membantu menjaga keselamatan sesama,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Koramil 06/Senayang berharap para nelayan Desa Tanjung Kelit semakin memahami pentingnya budaya keselamatan kerja, meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, serta menerapkan langkah pencegahan sebelum melaut. Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan peran Babinsa dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendampingan, edukasi, dan kepedulian terhadap keselamatan serta kesejahteraan masyarakat. Nelayan yang sehat, selamat, dan produktif merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, memperkuat ketahanan pangan sektor perikanan, serta mendukung kemajuan wilayah kepulauan Kabupaten Lingga. Kesadaran menjaga keselamatan diri dan sesama juga menjadi wujud tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat pesisir yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing sebagai bagian dari bangsa Indonesia.